Sunday, March 12, 2017

TUGAS1_ETIKA BISNIS



NAMA            : EKA ERISTYA PUTRI
KELAS           : 3EA03
NPM               : 13214421
TUGAS           : TUGAS1_ETIKA BISNIS


CONTOH BENTUK ETIKA BISNIS.

Kasus 3 : Perusahaan Asbes

            Perusahaan Amerika “Kansas Asbestos Company” bergerak di bidang produk asbes. Ketika pada tahun 1970-an semakin banyak peraturan mempersulit produksi dan mengakibatkan biaya produksi naik, direksi perusahaan memutuskan untuk memindahkan semua pabriknya ke suatu Negara Afrika Barat. Jika dihirup dalam kuantitas cukup besar, serat asbes diketahui mengakibatkan penyakit asbestosis (dalam jangka pendek) dan juga kanker paru (dalam jangka panjang). Di Afrika tidak ada peraturan yang melindungi pekerja terhadap occupational diseases ini. Tambahan pula, dibanding dengan Amerika Serikat, tenaga kerja di Afrika jauh lebih murah.

Analisis :
Sebaiknya apabila ingin membangun suatu bidang produksi yang sekiranya membahayakan bagi masyarakat sebaiknya jangan dilakukan. Selain tidak ada peraturan yang berlaku, tidak ada pula tanggung jawab yang berwenang apabila terjadi sesuatu dikedepannya.

Kasus 7 : Mengincar Pesangon

            Ir. Abraham Maruli Situmorang, 39 tahun usianya, sudah 12 tahun lamanya bekerja sebagai kepala bagian teknis di sebuah pabrik sepatu di Jawa Barat. Saudaranya merencanakan membuka pabrik sejenis di Medan dan mengajak Pak Abraham pindah kerja. Ia ditawari menjadi direktur bagian teknis dipabrik baru itu. Pabrik akan beroperasi sesudah satu setengah tahun lagi. Kalau sempat, ia bisa ikut juga dalam persiapan pabrik baru. Sesudah menerima tawaran ini, Pak Abraham dengan sengaja mengurangi disiplin kerja sampai satu tingkatan yang cukup megkhawatirkan pimpinannya. Ia sering datang terlambat dan pulang sebelum waktunya. Kadang-kadang ia sama sekali tidak masuk kerja tanpa memberitahukannya terlebih dahulu. Ia juga tidak pernah menyelesaikan tugas-tugasnya pada saat yang diharapkan. Dengan kelakuan indisipliner ini Ir. Abraham berharap akan dipecat, supaya dapat menerima pesangon cukup besar. Kecuali keluarganya, tidak ada yang tahu tentang rencananya untuk pindah kerja. 

Analisis :
Jika dari pimpinan (direktur) saja tidak memberikan contoh yang baik kepada bawahannya maka tidak menutup kemungkinan perusahaan tersebut akan mengalami kemunduran (bangkrut) karena tidak dilandasi oleh kedisiplinan kerja.